WIRO SABLENG
Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212
Karya: Bastian Tito
BAB 1
Malam rimba belantara luar biasa lebat dan sunyinya itu Sri Baginda duduk di atas batangan pohon yang sengaja ditebang untuk dijadikan tempat duduk. Di sebelahnya duduk Patih Kerajaan.
Permaisuri tegak bersandar ke tiang bangunan yang baru saja selesai dibuat secara darurat.
Bangunan itu tanpa dinding sama sekali. Atapnya dari cabang-cabang pepohonan yang dirapatkan dan ditutup dengan berbagai dedaunan. Enam orang pengawal berbadan tegap dengan senjata terhunus mengelilingi tempat itu. Seorang lelaki separuh baya berpakaian ringkas dengan sebilah keris terselip di pinggang melangkah mundar-mandir. Sepasang matanya membersitkan pandangan tajam. Agak ke sebelah belakang bangunan yang tak lebih dari sebuah gubuk itu, duduk di atas tikar daun seorang perempuan muda berparas jelita berkulit kuning langsat. Perempuan ini adalah salah seorang selir Sri Baginda.
Tak ada yang membuka mulut. Kesunyian rimba belantara hany
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #34 : Munculnya Sinto Gendeng Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Dunia Psikologi
-
▼
2015
(102)
-
▼
Januari
(19)
- Daftar Kegagalan
- Panggil Aku Pahlawan Penghianat
- Semangat Idul Fitri, Semangat Memaafkan
- Kenapa Menulis?
- Orgasmic Writing
- Wiro Sableng #13 : Kutukan Empu Bharata
- Pandangan Maya
- Lelaki Paruh Baya di Sekolah Tua
- Masih Ada Mukjizat Hari Ini
- Wiro Sableng #34 : Munculnya Sinto Gendeng
- Penyesalan Terdalam
- Berjuanglah
- Arti Sahabat
- Wiro Sableng #81 ; Dendam Manusia Paku
- Perbedaan Jadi Tidak Berarti
- Wiro Sableng #115 : Rahasia Perkawinan Wiro
- Wiro Sableng #106 : Rahasia Bayi Tergantung
- Cobalah Untuk Merenung
- 100% Customer Satisfaction
-
▼
Januari
(19)



