WIRO SABLENG
Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212
Karya: Bastian Tito
SATU
Lereng gunung Merbabu di stu malam buta tanpa bulan tanpa bintang.
Udara dingin bukan kepalang. Kegelapan menghitam di mana-mana. Di beberapa tempat behkan sulit ditembus pandangan mata. Di kejauhan lapat-lapat terdengar suara lolongan anjing. Ketika angin malam bertiup segala sesuatunya laksana membeku dalam dingin yang luar biasa.
Sekali terdengar lolongan anjing di kejauhan. Tiba-tiba di selatan lereng gunung kelihatan ada yala api bergerak cepat sekali menuju ke timur. Bersamaan dengan itu terdengar suara menderu tak berkeputusan seperti ada sesuatu yang menggerus menjalar perut gunung.
Dalam kegelapan yang kini mendapat cahaya terang dari nyala api ternyata ada empat sosok tinggi besar bergerak menuju ke timur. Sosok pertama adalah seorang laki-laki berpakaian serba hitam. Baujnya tidak berkancing. Dadanya kelihatan penuh ditumbuhi bulu lebat. Bulu ini juga tampak di sepanjang kedua lengan dan kakinya. Tampangnya yang sangar dan buas hampir tertutup oleh rambut gondrong awut-awutan, kumis lebat riap-riapan menjuntai bibir serta brewok camban
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #73 : Guci Setan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu
Dunia Psikologi
-
▼
2016
(127)
-
▼
Juni
(16)
- Kesuksesan Tuhan Yang Atur
- Wiro Sableng #135 : Rumah Tanpa Dosa
- Memahami Level Hipnosis Dan Manfaatnya
- Bella si Mak Comblang
- Wiro Sableng #52 : Guna Guna Tombak Api
- Masa Depan Anak Seorang Pemulung
- Menghidupkan Patriotisme
- Evanity
- Jennie S. Bev: Segala Sesuatu Itu Mudah, Tergantun...
- Wiro Sableng #73 : Guci Setan
- Pohon Tua
- Dewi Lestari (Dee): Tulisan Saya Harus Mencerdaskan
- Ada Teman di Balik Pelangi
- Mendaki Gunung Lempuyang
- Wiro Sableng #145 : Lentera Iblis
- Uang Untuk Operasi Istriku
-
▼
Juni
(16)



