Perbedaan Taman Kanak-kanak yang Terdahulu Dengan yang Sekarang

Taman Kanak-kanak Zaman Dahulu Vs Taman Kanak-kanak Zaman Sekarang




Pergeseran zaman otomatis membuat segalanya juga bergeser. Baik pergeseran yang positif maupun pergeseran yang negatif. Di lingkungan Taman Kanak-kanak dari dulu sampai sekarang yang ditekankan adalah belajar sambil bermain. Kenapa lebih ditekankan pada hal ini? Cony R Semiawan (2003) menyebutkan perkembangan berpikir anak melalui tiga tahap:
·         Pertama, tahap kongkrit, anak belajar melalui pengalaman nyata, melalui penglihatan langsung terhadap berbagai objek.
·         Kedua, tahap baganiah, anak belajar melalui sentuhan  dan mengamati.
·         Ketiga, abstrak pada tahap berpikir tanpa ada  objek.
Anak usia dini berada pada tahap kongkrit, belajar sambil bermain akan memudahkan anak dalam menerima pelajaran juga dapat meningkatkan daya ingat dan kreativitas anak.  Pada ruang lingkup TK sendiri kita dapat mengamati, bahwa banyak hal yang berubah. Berikut dampak perkembangan-perkembangan yang terjadi terkait mengenai pendidikan anak usia dini  :
a.                   Dampak Positif
1.         Anak taman kanak-kanak zaman sekarang memiliki sarana yang lebih bagus dari pada zaman dahulu. Kita ambil contoh sebagai berikut :
·      Sekarang telah ada Taman Kanak-kanak yang menyiapkan komputer sebagai sarana belajar.
·      Kolam renang yang tentunya akan memberikan skill pada sang anak.
·      Kelas berAC, pada zaman saya hal ini belum ada. Kelas berAC tentunya kan menambah kenyamanan sang anak. Sehingga mengurangi tingkat kerewelan anak.
·      Jenis permainan juga semakin bertambah

2.         Di sebagian Taman Kanak-kanak di indonesia, penerapan sistem bilingual  telah berjalan. Hal ini tentu meningkatkan skill anak, dengan kemampuannya berbahasa inggris sejak dini maka tingkat kesiapannya menghadapi dunia juga semakin besar.

b.                  Dampak negatif

1.         Penerapan sistem bilingual bisa saja memberikan kebingungan tersendiri pada anak. Semakin lama anak akan terbiasa menggunakan english language di sekolah dan di luar sekolah juga menggunakannya namun kenyataan yang ada, lingkungan luarnya berbahasa indonesia, bahkan ada yang berbahasa daerah sehingga hal ini menimbulkan masalah bagi si anak. Untuk itu supaya kemampuan si anak berkembang, orang-orang sekitarnya juga harus mengimbanginya.

2.             Komputer bisa membuat seseorang lupa diri, apalagi bagi yang memang berminat, sehingga akan mengurangi kedisiplinan mereka. Untuk itu dibutuhkan tenaga pengajar yang benar-benar mampu uuntuk membimbing anak.


3.             Sebagian ibu mengizinkan anaknya memiliki gadget yang menurut saya untuk anak usia dini gadget tidak begitu diperlukan. Waspadalah, dengan gadget, anak bisa melakukan hal yang belum pantas ia lakukan.


Referensi :
http://www.puskurbuk.net/downloads/viewing/Naskah/A_1_8+SEJARAH_KURIKULUM_EDISI_2010_(final)/1_TK/SEJARAH_TK_edit_Puskur_11_jan_2011.pdf/


This entry was posted in

Leave a Reply

    This Is About Me

    Hi, Aku Pida Kesempurnaan adalah satu konsep yang tidak ada tolak ukurnya. Gak guna berusaha menjadi sempurna, berusahalah mengenali dirimu untuk kemudian melakukan apapun yang diinginkannya. You are perfect when you be you